Minggu , 21 Juli 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
images (29)
Screenshot_2024-06-21-22-17-10-76_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
Screenshot_2024-06-21-22-17-27-91_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
2_20240203_221545_0001
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_005843_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_010421_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240609_230723_0000
Lanjutkan Program Pembangunan Cahaya. Hj Lidyawati dan H Haryanto Calon Bupati dan Wakil Bupati Lahat Periode 2024-2029 Dengan Selogan Berlian. Paslon Hj Lidyawati dan H Haryanto Dapat Surat Rekomendasi Dari DPP Partai Demokrat
previous arrow
next arrow

Rapat Diseminasi 5 Indikator Utama, Pemkab Muaraenim Mendukung TBC Secara Virtual

Editor: Prima Ramadhan 

Sumsel, MUARAENIM, AS.COM — Komitmen Upayakan Percepatan Penanggulangan Eliminasi TBC Tahun 2030, Pemerintah Kabupaten Muara Enim mengikuti Rapat Diseminasi 5 Indikator Utama dalam mendukung Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Daerah secara virtual, Jumat (05/07).

Rapat tersebut digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc mengatakan Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang menjadi penyebab kematian terbesar kedua didunia setelah COVID-19, dimana 1,6 juta orang meninggal akibat TBC di tahun 2022.

“Indonesia saat ini menjadi negara dengan beban kasus TBC, terbesar kedua didunia setelah India dengan estimasi 1.060.000 kasus.” Ujar Restuardy

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Dr. Imran Pambudi, MPHM mengatakan target Eliminasi TBC di Indonesia pada tahun 2030 yaitu Insidensi turun 80%, kematian akibat TBC menurun dari 65 per 100 ribu penduduk menjadi 6 per 100 ribu.

“Dalam rangka mengeliminasi TBC tersebut, terdapat Fokus 4 Indikator Utama Penanggulangan TBC di Indonesia yaitu Upaya Peningkatan Penemuan Kasus TBC, Upaya Peningkatan Inisiasi Pengobatan TBC, Upaya Peningkatan Investigasi Kontak dan Penerapan SPM Kesehatan” Ujar Imran

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius, M.si didampngi Kepala Dinas Sosial, Lido Septontoni mengatakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim berkomitmen untuk melakukan upaya percepatan penaggulangan eliminasi TBC Tahun 2023.

“Sesuai dengan arahan dari Kemendagri dan Kemenkes, Pemkab Muara Enim akan menerapkan Fokus 4 Indikator Utama Penanggulangan TBC di Kabupaten Muara Enim sehingga harapannya pada tahun 2023 Kabupaten Muara Enim dapat menjadi Kabupaten yang terbebas TBC” Ujar Yulius

Hadir pula pada kesempatan itu, Kementerian/Lembaga terkait, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Indonesia.

(Rilise : Tim News Room Muara Enim DiskominfoSP.)

Check Also

Pertama di Dunia, PTBA dan BRIN Mulai Kembangkan Batu Bara Untuk Bahan Baku Baterai Li-ion

Editor: Prima SMSI Lahat  Sumsel, MUARAENIM, AS.COM — PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *