Minggu , 21 Juli 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
images (29)
Screenshot_2024-06-21-22-17-10-76_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
Screenshot_2024-06-21-22-17-27-91_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
2_20240203_221545_0001
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_005843_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_010421_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240609_230723_0000
Lanjutkan Program Pembangunan Cahaya. Hj Lidyawati dan H Haryanto Calon Bupati dan Wakil Bupati Lahat Periode 2024-2029 Dengan Selogan Berlian. Paslon Hj Lidyawati dan H Haryanto Dapat Surat Rekomendasi Dari DPP Partai Demokrat
previous arrow
next arrow

Pemkab Lahat Gelar Kick-Off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

Rilise : Prima SMSI Lahat

LAHAT, Amperasumsel.com  — Sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri Dalam Negeri dan surat edaran Pj. Gubernur Sumatera Selatan, Pemerintah Kab. Lahat melalui Dinas Kesehatan Kab. Lahat mengadakan Kick-Off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kab. Lahat bertempat di Lapangan RD. PJKA Bandar Agung, Kamis (13/06).

Dimulainya kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Pj. Bupati Lahat, Muhammad Farid S.STP M.Si didampingi Sekretaris Daerah Kab. Lahat sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Lahat, Chandra S.H M.M.

Dijelaskan Chandra, kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Juni 2024 dengan tujuan untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran ke Posyandu.

“Kabupaten Lahat memiliki 35 Puskesmas, 360 Desa, 17 Kelurahan dan 454 Posyandu Balita. Pada tanggal 1-11 Juni 2024 sudah ada 98 Posyandu di Kabupaten Lahat yang telah melaksanakan kegiatan ini. Ke depannya, ada 356 Posyandu lagi yang akan segera melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan jadwalnya masing-masing”, tambahnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Lahat menerangkan bahwa saat ini Kab. Lahat memiliki angka prevalensi stunting 7,8%. Angka tersebut jauh melampaui target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo dan merupakan yang terendah di Provinsi Sumatera Selatan.

“Hal tersebut tentunya merupakan hasil kerja sama yang baik antara OPD, camat, lurah/kades, puskesmas, masyarakat serta stakeholder lainnya. Hal baik seperti itu perlu kita pertahankan atau bahkan kita tingkatkan lagi”, ucap Farid.

Beliau menambahkan, anak-anak yang sekarang merupakan generasi emas yang nantinya akan memimpin Kabupaten Lahat sehingga Pemerintah Kab. Lahat harus hadir di tengah mereka.

“Harapannya, nanti pada saat mereka memimpin Kab. Lahat, mereka akan menjadi peduli kepada kemajuan Kab. Lahat dan akan melakukan hal yang sama kepada generasi berikutnya”, ungkap Farid.

Check Also

Pertama di Dunia, PTBA dan BRIN Mulai Kembangkan Batu Bara Untuk Bahan Baku Baterai Li-ion

Editor: Prima SMSI Lahat  Sumsel, MUARAENIM, AS.COM — PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *