Selasa , 16 April 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
2_20240203_221545_0001
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240208_235120_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_223003_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_230430_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_233944_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201133_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201727_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_202200_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_203141_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_013730_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_134813_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_182849_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240312_222130_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052334_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052832_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_053346_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240314_152641_0000
previous arrow
next arrow

Ditreskrimsus Polda Sumsel, Berhasil Mengamankan 5 Tersangka Pelaku Penyalagunaan BBM Subsidi di SPBU

PALEMBANG Amperasumsel.com  – Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumsel, berhasil mengamankan 5 tersangka, pelaku penyalagunaan BBM Subsidi di SPBU tepatnya SPBU Talang Padang Wilayah Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim.

Pengungkapan ini berasal informasi, warga masyarakat ke Polda Sumsel melalui Aplikasi Banpol, dimana banyak terdapat jerigen mengisi BBM Bersubsidi di Jalan Hauling Tambang dengan harga di atas yang ditetapkan oleh pemerintah. Mendapat laporan petugas dari Subdit IV, dibawa pimpinan AKBP Bagus dan jajaran langsung bergerak dan berhasil mengamankan para tersangka dan barang bukti.

Ke lima tersangka yang amankan yaitu, HDN (40), warga Dusun 2 Desa Cinta Kasih Kecamatan Gunung Megang (dahulu) Kecamatan Belimbing (sekarang) Kabupaten Muaraenim sebagai pemilik kendaraan. KNZ (22), warga Dusun IV Desa Cinta Kasih Kecamatan Belimbing Muara Enim sebagai Sopir. SPD, (36) warga Desa Dalam RT 001 RW 000 kec Belimbing Muara Enim sebagai operator SPBU.

Lalu dari pengembangan petugas kembali mengamankan dua tersangka atas nama. Tersangka JS (34) warga Dusun IV Desa Dalam Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim sebagai Manager SPBU dan HB (35) warga Desa Dalam Kampung IV Kecamatan Belimbing Muara Enim sebagai Pengawas lapangan.

“Kelima tersangka ini di tangga di dua lokasi, giat jajaran subdit IV selama 2 hari, penangkapan ini berkat informasi masyarakat melalui Aplikasi Banpol,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto, senin (01/04/2024).

Dijelaskan Kabid Humas Polda Sumsel, untuk modis operandi dimana pelaku. mengunakan mobil pick up dan panther yang sudah dimodifikasi tangki, melakukan penghasilan BBM jenis solar subsidi yang kembali di jual non subsidi tanpa mengunakan barcode.

“aksi ini sudah berjalan selama delapan bulan, dimana pihak SPBU menyalurkan BBM subsidi jenis solar pada dispenser biosolar kepada pelaku yang sudah lama dikenalnya dan secara berulang ulang,”

“melakukan penjualan tidak menggunakan barcode. kemudian menyalurkan BBM subsidi pada dispenser dexlite yang seharusnya diperuntukkan kepada pembeli non subsidi, namun dijual dengan harga
Rp. 8.500,- kepada pelaku penyalahgunaan BBM sehingga dapat membeli
BBM dalam jumlah besar serta dijual ke masyarakat dengan harga Rp 14.900,- mengikuti harga BBM non subsidi,” jelasnya.

Selain mengamankan lima tersangka petugas juga mengamankan barang bukti, di TKP pertama (21/03) di SPBU Talang Padang Jalan Lintas Prabumulih Muara Enim petugas, mengamankan 3 pelaku saat sedang melakukan pengangkutan, dimana dalam mobil Izusu Panther Nopol BG 1641 OL petugas mengamankan 395 liter solar subsidi dan kendaraan pick up modifikasi tanpa Nopol bermuatan sebanyak 25 liter. Dan sebuah tangki jenis Gas Oil (non subsidi) yang berisikan BBM subsidi jenis biosolar sebanyak ±10.119 liter.

Sementara itu. Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Bagus. Mengatakan jika dari lima tersangka yang diamankan, hanya empat tersangka yang dihadirkan karena satu tersangka dalam kondisi sakit. Untuk kasus tersebut masih dalam pengembangan lebih lanjut.

“Penyidik terus melakukan Pengembangan terhadap para pelaku lainnya dan pelanggan/pelaku penyalahgunaan BBM subsidi pada SPBU Talang Padang yang disinyalir masuk ke warung warung kecil di sekitar area pertambangan.” jelas AKBP Bagus

Atas pembuatan ke lima tersangka di jerat dengan Pasal 55 UU RI No 22 tahun 2001 tentang Migas sebagaimana telah diubah dalam pasal 40 angka 9 UU No 6 tahun 2023 tentang penetapan perpu No 02 tahun 2022 Tentang cipta kerja menjadi UU, jo 55
KUHP.

“Kelima tersangka ini terancam pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp 60 Milyar, ” ujarnya. Rilise : Humas Polda Sumsel/Polres Lahat.

Editor : Prima Ramadhan 

Check Also

Ibu dan Anak Tewas Bersimbah Darah

PALEMBANG. Amperasumsel.com  – Warga Jalan Karya Baru Macan Lindungan simpang Tanjung Bubuk Rt 03 Kelurahan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *