Jumat , 19 April 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
2_20240203_221545_0001
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240208_235120_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_223003_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_230430_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_233944_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201133_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201727_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_202200_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_203141_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_013730_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_134813_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_182849_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240312_222130_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052334_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052832_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_053346_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240314_152641_0000
previous arrow
next arrow

Pertemuan Antara PT BL dan Karyawan Berakhir dengan Kesepakatan, Dukungan Pemerintah Kabupaten Lahat

LAHAT, Amperasumsel.com – Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigari (Disnakertrans) Lahat, memfasilitasi proses mediasi. Antara pihak PT Batubara Lahat (BL) dengan karyawan. Terkait kekecewaan masalah Tunjangan Hari Raya (THR), kompensasi dan gaji ratusan karyawan serta mantan karyawannya. Hingga terjadi aksi di kantor PT BL di Jl RE Martadinata.

Dijelaskan Kadiskertrans Mustafa Nelson melalui Kabid HI dan Jamsostek Andri Kurniawan menjelaskan. Bahwa telah berlangsung pertemuan penting antara PT BL, perusahaan besar dengan basis di Jakarta, dan para karyawan dihadiri oleh perwakilan dari kedua belah pihak, Kamis (28/3) di Dinaskertrans Lahat.

Pertemuan tersebut berhasil mencapai kesepakatan yang direspons positif oleh kedua belah pihak. Tercantum dalam perjanjian bersama.

“Ya antara kedua belah pihak telah ada kesepakatan. Intinya bahwa tidak ada yang keluar dari UU Tenaga Kerja,” ungkap Andri singkat saat dikonfirmasi.

Pentingnya pertemuan ini juga tercermin dari kehadiran petinggi PT BL dari Jakarta, yang menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menangani isu-isu yang muncul. Selain itu, dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Lahat, terutama melalui Dinas Tenaga Kerja, menjadi modal penting dalam menyelesaikan permasalahan yang timbul.

Sebelumnya, permasalahan antara PT BL dan karyawan telah menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait, dan pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menyelesaikan konflik yang ada.

Diwartakan sebelumnya, ratusan karyawan kontrak yang masih aktif dan sudah diputus, dari perusahaan batubara di Kabupaten Lahat, yakni PT BL, kecewa. Lantaran kedatangan mereka ke kantor PT BL, JL Re Martadinata, Senin (25/3), meminta penjelasan terkait kompensasi, gaji dan THR karyawan tidak ada kejelasan.

Sehingga karyawan sempat kesal dan meneriaki pihak perusahaan agar tidak zolim. Apalagi kedatangan ratusan karyawan yang sebelumnya diundang justru tidak ditemui oleh pihak perusahaan. Padahal karyawan meminta penjelasan masalah, kompensasi, gaji dan THR tersebut yang tertuang dalam internal Memo.

Informasi yang dihimpun, internal Memo tersebut berisi bahwa:
1. Gaji Karyawan PKWTT dan PKWT untuk periode bulan Maret 2024 akan dibayarkan paling lambat tanggal 01 April 2024.
2. Sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 Pasal 7 bahwa pekerja yang hubungan kerjanya berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan berakhir sebelum Hari Raya Keagamaan maka tidak berhak atas THR Keagamaan.
3. Kompensasi PKWT dan Sisa Kontrak yang timbul karena berakhirnya kontrak kerja akan dibayarkan pada saat PT. Batubara Lahat sudah beroperasi kembali dan melakukan penjualan.
4. Karyawan PKWT yang berakhir pada tanggal 29 Februari 2024 namun masih diperlukan untuk bekerja, akan tetap diberikan haknya sesuai aturan berlaku.

Adanya internal memo, membuat pihak karyawan ingin meminta penjelasan. Terutama pada poin 3 dan 2.
Obri salah satu karyawan kontrak menjelaskan. Bahwa pihaknya datang ke kantor untuk meminta penjelasan gaji dan THR.

“saya habis kontrak bulan 4. Jadi saya mau nanya tentang gaji. Tapi kalau pihak perusahaan tida kasih penjelasan, kami bingung,” ujarnya.

Sementara Yustar salah satu perwakilan dari mantan karyawan yang telah diputus kontrak mengaku. Ingin meminta kejalasan THR dan kompensasi. Selain itu, sebelumnya ada sebagin besar karyawan yang sudah habis masa kerja, tapi masih bekerja.

“Jadi kami datang ke kantor sekitar 300 orang untuk minta kejelasan,” sampainya. Laporan : Agus PS/Prima Ramadhan).

#Batubara
#THR
#UU Tenaga Kerja

Check Also

Kapolres Lahat Terima Penghargaan Dari HMI

LAHAT, Amperasumsel.comĀ  , pada hari kamis 18 april 2024, bertempat di ruang kerja kapolres, Kapolres …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *