Kamis , 18 April 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
2_20240203_221545_0001
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240208_235120_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_223003_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_230430_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_233944_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201133_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201727_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_202200_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_203141_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_013730_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_134813_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_182849_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240312_222130_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052334_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052832_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_053346_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240314_152641_0000
previous arrow
next arrow

Operasi Pekat, Kapolrestabes Ungkap 96 Kasus Dengan 110 Tersangka

PALEMBANG, Amperasumsel.com  – Kapolrestabes Palembang KBP Dr Harryo Sugih Hartono SIK MH merilis hasil pengungkapan Operasi Pekat Musi 2024, pada Kamis (28/3/2024)

Kasus yang berhasil diungkap jajaran Polrestabes Palembang berjumlah 96 kasus yang terdiri atas curat 20 kasus, curas 6 kasus, curanmor 25 kasus, senjata tajam 13 kasus, kepemilikan senjata api ilegal 1 kasus, premanisme 1 kasus dan narkoba sebanyak 22 kasus.

“Sebanyak 105 tersangka dewasa dan 5 lainnya anak-anak. Berbagai modus operandi dilakukan para pelaku seperti merusak pintu, memanjat pagar, merusak kunci, melakukan penodongan, perampasan, melukai korban/menusuk, mengancam korban, memukul, menjual dan menguasai narkoba untuk diedarkan,” urai Harryo.

“Barang bukti yang kami sita yaitu 29 bilah senjata tajam, 1 pucuk senjata api rakitan berikut 3 butir amunisi, 7 helai baju, 6 helai celana, uang tunai, handphone berbagai merk, gunting, sepeda motor dan surat suratnya, televisi, jam tangan, minuman keras, berbagai perhiasan emas hasil tindak kejahatan,” imbuhnya.

Kombes Harryo memastikan dilakukan penegakan hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku terhadap para tersangka termasuk yang dibawah umur sesuai undang undang,” tegasnya.

Para tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, 365 KUHP diancam 9 tahun penjara. Menbawa dan menguasai senjata api ilegal dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi tingginya 20 tahun penjara, membawa senjata tajam diancaman hukuman setinggi tingginya 10 tahun, penganiayaan hukuman 5 tahun, cabul dengan ancaman paling lama 15 tahun, pengeroyokan ancaman paling lama 2 tahun, tersangka narkoba ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah mengatakan berdasarkan pemetaan yang dilakukannya, jam-jam rawan pelaku kriminal melakukan aksinya rata rata pada malam hari mulai pukul 22.00 wib hingga menjelang subuh.

“Saya menghimbau masyarakat agar selalu berhati-hati diluar rumah, dijalanan. Jaga keamanan, keselamatan diri dan keluarga terutama pada jam-jam rawan, hindari menggunakan barang barang perhiasan yang mencolok karena akan mengundang pelaku menjalankan aksinya. Laporkan kepada petugas kami jika ada yang mencurigakan,” tandasnya. Rilise : Polrestabes Palembang/Polres Lahat. 

Editor : Prima Ramadhan 

Check Also

Kapolres Lahat Terima Penghargaan Dari HMI

LAHAT, Amperasumsel.com  , pada hari kamis 18 april 2024, bertempat di ruang kerja kapolres, Kapolres …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *