Minggu , 21 Juli 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
images (29)
Screenshot_2024-06-21-22-17-10-76_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
Screenshot_2024-06-21-22-17-27-91_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
2_20240203_221545_0001
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_005843_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_010421_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240609_230723_0000
Lanjutkan Program Pembangunan Cahaya. Hj Lidyawati dan H Haryanto Calon Bupati dan Wakil Bupati Lahat Periode 2024-2029 Dengan Selogan Berlian. Paslon Hj Lidyawati dan H Haryanto Dapat Surat Rekomendasi Dari DPP Partai Demokrat
previous arrow
next arrow

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kodim 0405/Lahat dan Dinas TPHP akan Lakukan Ini

LAHAT Amperasumsel.com — Sebagai program unggulan kolaborasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Maka dari hal tersebut akan digalakkan penanaman padi diareal persawahan di wilayah Kabupaten Lahat dan Empat Lawang.

“Betul, sasaran kita menanam padi, dengan jenis sawah tadah hujan agar lebih kreatif dan menjadi tantangan, tentu saja mengerahkan 13 koramil,” sebut Dandim 0405/Lahat, Letkol Inf Asis Kamaruddin SE MIP, Selasa 19 Maret 2024.

Nah, yang namanya sawah tadah hujan tentu saja, bergantung kepada curah hujan yang turun. Hal ini, menjadi sebuah kreatifitas sekaligus menjawab semua keraguan.

“Oleh karena itulah, kita bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP), untuk menjalankan instruksi dari komando atas,” katanya.

Setidaknya, sambung dia, ada alternatif terutama sekali pengadaan sumber air, yang akan mengaliri persawahan nantinya. Sehingga panen padi setahun dapat 2 sampai 3 kali.

“Ada beberapa alternatif, dengan cara gravitasi (Pipanisasi) jika terdapat sumber air lebih tinggi dari sawah, lalu sumur bor jika tidak ada sumber air permukaan, serta pompa Hidram jika kondisi sawah lebih tinggi dari sungai,” terang AKBP Asis Kamaruddin.

Khusus, masih katanya, kawasan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang ini, terlebih dahulu akan disurvey. Sebab semuanya diperlukan persiapan sangat matang.

“Agar program ketahanan pangan terpadu ini benar-benar berjalan sebagaimana mestinya, membantu masyarakat dari sisi ketersediaan pangan,” harapnya.

Senada, Kepala Dinas TPHP Lahat, Eti Listina SP MM didampingi Kepala Bidang (Kabid) TPH, Ahmad Firdaus SP MMA menerangkan, bahwasanya pihaknya akan siap ikut membantu menyukseskan ketahanan pangan ini.

“Apalagi yang dipilih arealnya sawah tadah hujan Untuk Lahat sendiri banyak daerah yang melakukannya, terutama sumber air jauh dari petak sawah dan hasilnya cukup memuaskan,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjut dia, tetap saja persiapan harus sesuai rencana. Agar kreatifitas dilaksanakan jajaran Kodim 0405/Lahat berjalan mulus dan lancar.

“Untuk bibit padinya sendiri dan pupuk akan kita bantu, tinggal menunggu hasil survey untuk lokasi penanamannya saja,” imbaunya.

Terpenting, ditambahkannya, program yang digalakkan tersebut kedepannya, mampu menciptakan suasana yang kondusif, dengan ketersediaan jumlah pangan melimpah.

“Sehingga Rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke tidak kelaparan, dan bisa menjadi Negara Swasembada Pangan,” pungkas Eti Listina. Rilise : Yeni Widia Sari.

Editor : Prima Ramadhan 

Check Also

Pertama di Dunia, PTBA dan BRIN Mulai Kembangkan Batu Bara Untuk Bahan Baku Baterai Li-ion

Editor: Prima SMSI Lahat  Sumsel, MUARAENIM, AS.COM — PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *