Kamis , 18 April 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
2_20240203_221545_0001
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240208_235120_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_223003_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_230430_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_233944_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201133_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201727_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_202200_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_203141_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_013730_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_134813_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_182849_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240312_222130_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052334_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052832_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_053346_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240314_152641_0000
previous arrow
next arrow

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kodim 0405/Lahat dan Dinas TPHP akan Lakukan Ini

LAHAT Amperasumsel.com — Sebagai program unggulan kolaborasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Maka dari hal tersebut akan digalakkan penanaman padi diareal persawahan di wilayah Kabupaten Lahat dan Empat Lawang.

“Betul, sasaran kita menanam padi, dengan jenis sawah tadah hujan agar lebih kreatif dan menjadi tantangan, tentu saja mengerahkan 13 koramil,” sebut Dandim 0405/Lahat, Letkol Inf Asis Kamaruddin SE MIP, Selasa 19 Maret 2024.

Nah, yang namanya sawah tadah hujan tentu saja, bergantung kepada curah hujan yang turun. Hal ini, menjadi sebuah kreatifitas sekaligus menjawab semua keraguan.

“Oleh karena itulah, kita bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP), untuk menjalankan instruksi dari komando atas,” katanya.

Setidaknya, sambung dia, ada alternatif terutama sekali pengadaan sumber air, yang akan mengaliri persawahan nantinya. Sehingga panen padi setahun dapat 2 sampai 3 kali.

“Ada beberapa alternatif, dengan cara gravitasi (Pipanisasi) jika terdapat sumber air lebih tinggi dari sawah, lalu sumur bor jika tidak ada sumber air permukaan, serta pompa Hidram jika kondisi sawah lebih tinggi dari sungai,” terang AKBP Asis Kamaruddin.

Khusus, masih katanya, kawasan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang ini, terlebih dahulu akan disurvey. Sebab semuanya diperlukan persiapan sangat matang.

“Agar program ketahanan pangan terpadu ini benar-benar berjalan sebagaimana mestinya, membantu masyarakat dari sisi ketersediaan pangan,” harapnya.

Senada, Kepala Dinas TPHP Lahat, Eti Listina SP MM didampingi Kepala Bidang (Kabid) TPH, Ahmad Firdaus SP MMA menerangkan, bahwasanya pihaknya akan siap ikut membantu menyukseskan ketahanan pangan ini.

“Apalagi yang dipilih arealnya sawah tadah hujan Untuk Lahat sendiri banyak daerah yang melakukannya, terutama sumber air jauh dari petak sawah dan hasilnya cukup memuaskan,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjut dia, tetap saja persiapan harus sesuai rencana. Agar kreatifitas dilaksanakan jajaran Kodim 0405/Lahat berjalan mulus dan lancar.

“Untuk bibit padinya sendiri dan pupuk akan kita bantu, tinggal menunggu hasil survey untuk lokasi penanamannya saja,” imbaunya.

Terpenting, ditambahkannya, program yang digalakkan tersebut kedepannya, mampu menciptakan suasana yang kondusif, dengan ketersediaan jumlah pangan melimpah.

“Sehingga Rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke tidak kelaparan, dan bisa menjadi Negara Swasembada Pangan,” pungkas Eti Listina. Rilise : Yeni Widia Sari.

Editor : Prima Ramadhan 

Check Also

Kapolres Lahat Terima Penghargaan Dari HMI

LAHAT, Amperasumsel.com  , pada hari kamis 18 april 2024, bertempat di ruang kerja kapolres, Kapolres …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *