Jumat , 23 Februari 2024
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240202_233611_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240203_000310_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240203_004916_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240203_005239_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240203_002047_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240202_230458_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240204_141352_0000
20240202_214334_0000
1_20240202_113414_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240203_002734_0000
20240202_215439_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240204_215354_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240204_220515_0000
2_20240203_221545_0001
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240203_001222_0000
1_20240202_224405_0000
previous arrow
next arrow

Capres No2 Prabowo Batal ke Mura, Dian Prasetyo Diminta Bertanggung Jawab

MUSIRAWAS, Amperasumsel – Batalnya kedatangan Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto ke Kabupaten Musi Rawas (Mura) menuai berbagai tanggapan dari elemen masyarakat setempat.

Sebelumnya, diketahui bahwa Capres Prabowo Subianto akan datang ke Kabupaten Mura untuk melaksanakan kampanye pada tanggal 7 Februari 2024. Dan, diketahui juga bahwa Capres Prabowo Subianto akan datang ke Kabupaten Mura dimotori oleh Dian Prasetyo.

“Dengan kejadian ini, masyarakat Musi Rawas dan sekitarnya merasa di prank oleh Dian Prasetyo,” Kata Aktifia Trisula, Efendi, kepada media ini, Rabu (7/2/2024).

Selanjutnya, Efendi juga mengatakan bahwa dengan kejadian ini diduga merupakan salah satu tindakan yang tidak konsisten yang dilakukan oleh seorang Dian Prasetyo.

Dijelaskan Efendi, tidak konsistennya Dian Prasetyo dilihat dari berbagai sudut pandang. Awalnya, Dian Prasetyo memobilisasi massa Nahdlatul Ulama (NU) dan untuk mendatangkan Capres Prabowo, beliau menghimpun massa Paguyuban Pujakesuma. Selain itu, Dian Prasetyo diduga juga merupakan kader PDIP.

“Sehingga, tidak linear dan tidak tegak lurus, terutama dengan dukungan parpol,” Ujarnya.

Selain itu, dirinya m agar meminta Dian Prasetyo bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Karena masyarakat yang telah hadir bukan hanya dari Kabupaten Mura, tapi dari beberapa Kabupaten tetangga.

“Kami tegaskan, Dian Prasetyo harus bertanggung jawab secara publik,” pungkasnya. (SMSI Musirawas).

Check Also

Upaya Tekan Laju Inflasi, Pemkab Bayuasin Konsisten Gelar Operasi Pasar Murah

BANYUASIN, Amperasumsel.com -Terus Konsisten dalam upaya menekan laju inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *