Minggu , 21 Juli 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
images (29)
Screenshot_2024-06-21-22-17-10-76_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
Screenshot_2024-06-21-22-17-27-91_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
2_20240203_221545_0001
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_005843_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_010421_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240609_230723_0000
Lanjutkan Program Pembangunan Cahaya. Hj Lidyawati dan H Haryanto Calon Bupati dan Wakil Bupati Lahat Periode 2024-2029 Dengan Selogan Berlian. Paslon Hj Lidyawati dan H Haryanto Dapat Surat Rekomendasi Dari DPP Partai Demokrat
previous arrow
next arrow

11 Saksi Sudah diperiksa, Kajari Lahat Kantongi Nama Tersangka Kasus Korupsi di Dinas Koperasi

LAHAT, AS – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat menyebut, bahwa Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) terus melakukan proses penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2020. Bahkan pihaknya telah mengantongi nama aktor utama yang akan jadi tersangka dalam kasus ini.

“Kami sudah melakukan periksaan yang masuk tahap Penyidikan pada 11 saksi. Memang kami sudah mengatahui aktor utamanya, namun untuk ke siapa arah calon tersangka belum bisa kami ungkap. Saat ini, prosesnya masih dalam tahap Penghitungan Kerugian Negara (PKN) dan penentuan ekspos masih tahap penyitaan bukti-bukti Pejalanan Dinas (Perjadin) yang kami duga fiktif”, kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lahat, Toto Roedianto, S. Sos, SH melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus), Firmansyah, SH dan Kasi Inteligent, Zit Mutaqin, SH, MH saat dikonfirmasi di ruang kerja Inteligent, Selasa (6/2/24).

Untuk Kerugian Negara, Zit Mutaqin menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan secara rinci, sebab masih dalam tahan PKN. Namun bisa dibilang ratusan juga uang Negara yang raib tanpa dukungan bukti yang kuat.

“Intinya, Perjalanan Dinas dan rapat-rapat ke luar daerah itu tidak bisa maksimal dilakukan. Karena pada tahun 2020 tersebut sedang masa pandemi covid-19, yang tentunya tidak diperbolehkan melakukan kegiatan ke luar daerah. Sementara dalam SPJnya, membuat laporan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kerumunan orang banyak”, ungkap Zit. (Rilise : Ujang Sp)

Check Also

Pertama di Dunia, PTBA dan BRIN Mulai Kembangkan Batu Bara Untuk Bahan Baku Baterai Li-ion

Editor: Prima SMSI Lahat  Sumsel, MUARAENIM, AS.COM — PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *