Kamis , 18 April 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
2_20240203_221545_0001
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240208_235120_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_223003_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_230430_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240307_233944_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201133_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_201727_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_202200_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240308_203141_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_013730_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_134813_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240310_182849_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240312_222130_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052334_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_052832_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240313_053346_0000
KELUARGA BESAR SATLANTAS POLRES LAHAT_20240314_152641_0000
previous arrow
next arrow

Virtual, Pemkab Lahat Ikuti Rakoor Pengendalian Inflasi dengan Mendagri

LAHAT, Amperasumsel.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian yang diwakili Irjen Kemendagri, Komjen. Pol Drs. Tomsi Tohir, M. Si membuka Rapat Koordinasi (Rakoor) Pengendalian Inflasi Daerah 2024 yang dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Senin, 5 Februari 2024.

Rakoor ini, rutin dilakukan Kemendagri setiap sekali seminggu yang diikuti pihak terkait dari tingkat pusat hingga daerah. Untuk Kabupaten Lahat Rakoor dihadiri Asisten II Setda Lahat M. Ichsan Fadli, S. IP, MM, Inspektur Setda Lahat, Drs. Sahabadi T serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lahat. Zoom Meeting dilakukan di ruang Ops Room Sekretariat Daerah Lahat.

Tomsi Tohir yang memimpin Rakoor, meminta Pemerintah Daerah untuk gencar menggelar gerakan aksi dan kegiatan dalam menangani inflasi. Seperti pemberian bantuan pupuk untuk petani, misalnya.

Menurut Tomsi Tohir, inflasi akan lebih terkendali jika seluruh Pemda bergerak melakukan upaya pengendalian. Terutama pada awal tahun anggaran, Pemda memiliki sumber daya untuk melakukan kegiatan bantuan pupuk kepada petani, guna menaikkan jumlah hasil panen tani yang akan menurunkan persen inflasi pada tingkat Daerah.

“Pemberian bantuan pupuk kepada para petani ini harus dilakukan, karena akan sangat bermanfaat bagi mereka. Nanti juga, hasil dari panen berbagai komoditas yang meningkat akan menurunkan jumlah persen inflasi di Daerah”, ungkap Tomsi.

Secara keseluruhan, dari Rakoor pada hari ini dapat disimpulkan, bahwa nilai inflasi secara nasional masih sangat terkendali yang hanya menyentuh angka 2,6 persen.

“Saya berharap, kepada Kabupaten/Kota yang nilai inflasinya tergolong tinggi untuk segera melakukan tindakan riset mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya”, tutup dia. (Yeni).

Check Also

Kapolres Lahat Terima Penghargaan Dari HMI

LAHAT, Amperasumsel.comĀ  , pada hari kamis 18 april 2024, bertempat di ruang kerja kapolres, Kapolres …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *