Kamis , 25 Juli 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
images (29)
Screenshot_2024-06-21-22-17-10-76_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
Screenshot_2024-06-21-22-17-27-91_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
2_20240203_221545_0001
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_005843_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_010421_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240609_230723_0000
Lanjutkan Program Pembangunan Cahaya. Hj Lidyawati dan H Haryanto Calon Bupati dan Wakil Bupati Lahat Periode 2024-2029 Dengan Selogan Berlian. Paslon Hj Lidyawati dan H Haryanto Dapat Surat Rekomendasi Dari DPP Partai Demokrat
previous arrow
next arrow

Virtual, Pemkab Lahat Ikuti Rakoor Pengendalian Inflasi dengan Mendagri

LAHAT, Amperasumsel.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian yang diwakili Irjen Kemendagri, Komjen. Pol Drs. Tomsi Tohir, M. Si membuka Rapat Koordinasi (Rakoor) Pengendalian Inflasi Daerah 2024 yang dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Senin, 5 Februari 2024.

Rakoor ini, rutin dilakukan Kemendagri setiap sekali seminggu yang diikuti pihak terkait dari tingkat pusat hingga daerah. Untuk Kabupaten Lahat Rakoor dihadiri Asisten II Setda Lahat M. Ichsan Fadli, S. IP, MM, Inspektur Setda Lahat, Drs. Sahabadi T serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lahat. Zoom Meeting dilakukan di ruang Ops Room Sekretariat Daerah Lahat.

Tomsi Tohir yang memimpin Rakoor, meminta Pemerintah Daerah untuk gencar menggelar gerakan aksi dan kegiatan dalam menangani inflasi. Seperti pemberian bantuan pupuk untuk petani, misalnya.

Menurut Tomsi Tohir, inflasi akan lebih terkendali jika seluruh Pemda bergerak melakukan upaya pengendalian. Terutama pada awal tahun anggaran, Pemda memiliki sumber daya untuk melakukan kegiatan bantuan pupuk kepada petani, guna menaikkan jumlah hasil panen tani yang akan menurunkan persen inflasi pada tingkat Daerah.

“Pemberian bantuan pupuk kepada para petani ini harus dilakukan, karena akan sangat bermanfaat bagi mereka. Nanti juga, hasil dari panen berbagai komoditas yang meningkat akan menurunkan jumlah persen inflasi di Daerah”, ungkap Tomsi.

Secara keseluruhan, dari Rakoor pada hari ini dapat disimpulkan, bahwa nilai inflasi secara nasional masih sangat terkendali yang hanya menyentuh angka 2,6 persen.

“Saya berharap, kepada Kabupaten/Kota yang nilai inflasinya tergolong tinggi untuk segera melakukan tindakan riset mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya”, tutup dia. (Yeni).

Check Also

TMMD Ke – 121 TA 2024 Kodim 0430/BA Bangun Akses Penghubung Tanjung Menang – Terlangu

Editor: Prima SMSI Sumsel.BANYUASIN.AS.COM – Kodim 0430 Gelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *