Minggu , 21 Juli 2024
e823e8a443eb0cdb4a3e913691016508
49d2c6cb76d966f3debb83132ccd49a3
IMG-20240310-WA0056
images (29)
Screenshot_2024-06-21-22-17-10-76_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
Screenshot_2024-06-21-22-17-27-91_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
2_20240203_221545_0001
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_005843_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240515_010421_0000
Warna Warni Pastel Kreatif Lucu Tugas Presentasi Kelompok _20240609_230723_0000
Lanjutkan Program Pembangunan Cahaya. Hj Lidyawati dan H Haryanto Calon Bupati dan Wakil Bupati Lahat Periode 2024-2029 Dengan Selogan Berlian. Paslon Hj Lidyawati dan H Haryanto Dapat Surat Rekomendasi Dari DPP Partai Demokrat
previous arrow
next arrow

Dana Desa Dikembalikan Kepada Kejari Lahatm.

LAHAT, AS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat menerima pengembalian uang pengganti kerugian negara sejumlah tiga puluh juta rupiah (30.000.000) yang berasal dari penyalahgunaan Dan Desa (DD) Desa  Gunung Megang Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat, pada hari Rabu, (31/01/24) di ruangan pertemuan kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Lahat. Sumsel.

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto, S.Sos, SH didampingi Kasi Pidsus Firmansyah, SH dan Kasi Intelijen Zit Muttaqin, SH MH menjelaskan bahwa, pada tahun 2019 terdapat temuan pada pengelolaan keuangan APBdes di Desa Gunung Megang.

Dikatakan Kajari, pengembalian terjadi, setelah perkara tersebut memiliki kekuatan hukum tetap dan di putus oleh pengadilan dimana perkara tersebut terkait pengelolaan APBDes Desa Gunung Megang yang di jabat kepala Desa yang bernama Hapensi.

Kajari menjelaskan, uang 30.000.000 juta pengganti korupsi tersebut akan disetorkan ke kas negara untuk mengembalikan kerugian negara akibat perbuatan korupsi yang mana hal ini merupakan tupoksi bidang tindak pidana khusus kejaksaan negeri Lahat.

“Kami menghimbau kepada aparat desa, dalam melakukan pengelolaan keuangan Dana Desa agar sesuai dengan ketentuannya yang berlaku,”imbau Toto Roedianto.

Lanjutnya, Kejaksaan mendahulukan pembinaan terhadap aparatur desa sebelum dilakukan penindakan, yang mana salah satu pembinaan tersebut telah dilakukan program jaga desa.

“Apabila terdapat temuan dari Inspektorat untuk sesegera mungkin ditindaklanjuti”, tandas Kajari Lahat.

Laporan : Tim.

editor Redaksi

Check Also

Pertama di Dunia, PTBA dan BRIN Mulai Kembangkan Batu Bara Untuk Bahan Baku Baterai Li-ion

Editor: Prima SMSI Lahat  Sumsel, MUARAENIM, AS.COM — PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *