GUBERNUR SUMSEL RESMIKAN ANGKUTAN BATUBARA MELAUI KERETA API

GUBERNUR SUMSEL RESMIKAN ANGKUTAN BATUBARA MELAUI KERETA API

GUBERNUR SUMSEL RESMIKAN ANGKUTAN BATUBARA MELAUI                                    KERETA API 

IMG-20200521-WA0110

LAHAT, Ampera Sumsel —  Bertempat di Stasiun Kereta Api Muara Laway Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, digelarnya acara Peresmian Angkutan Perdana Kereta Api Batubara PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel (PT. SMS) dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof, Dr, Eko Indra Heri, MM, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S. IP, M.Hum, Bupati Lahat Cik Ujang, SH, Wakil Bupati Lahat Haryanto, serta Forkopimda dan tamu undangan, Kamis (21/05/2020).

Kepala Divisi Regional III Palembang Tamsil Nurhamed mengucapkan, terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru telah dalam acara Peresmian Angkutan Perdana Kereta Api Batubara PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel. Dengan diresmikan ini, akan menambah napas PT. KAI dalam angkutan. Apalagi saat ini pandemi Covid-19 sangat berpengaruh sehingga transportasi angkutan penumpang di stop sementara.

IMG-20200521-WA0106

“Kami berharap setelah pindah ke Stasiun Kereta api Muara Laway Kecamatan Merapi Timur akan menjadi lebih baik. Karena angkutan batubara selama ini lebih banyak oleh BUMN, PT BA dan Swasta dengan kehadiran BUMD ini bisa memaksimalkan angkutan. Di peresmian ini, kita berangkatkan 30 gerbong dengan kapasitas sekitar 1500 ton untuk pemula, kedepannya di bulan Juni 2020 akan kita tambah 60 gerbong dengan daya angkutnya sekitar 6000 ton,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi PT. Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan, yang telah melakukan langkah ataupun solusi untuk pengangkutan batubara menggunakan kereta api, hal tersebut dikatakan Gubernur saat Peresmian Angkutan Batubara PT. SMS. Diceritakan Gubernur, dirinya telah menandatangani Pergub 74 Tahun 2018. Dimana truk angkutan batubara yang melewati jalanan umum di Sumsel dipastikan tidak lagi melewati jalan umum.

IMG-20200520-WA0015

“Keputusan itu, seakan kiamat bagi para pengusaha batubara karena tidak boleh lewat melalui jalan umum. Hal tersebut saya yakinkan pada pengusaha pasti ada solusinya, karena ada kereta api dan buatkan jalan khususnya,” ungkap Gubernur.

Selain ada sektor angkutan air, ditambah lagi dengan kereta api tentu hal tersebut membawa Sumsel menuju gerbang ekspor batubara. Karena dia menilai sektor angkutan air juga dipush untuk makin memperbanyak volume, begitu juga di kereta api dibuat solusi untuk mengangkat batubara.

“Hari ini kita saksikan sendiri peresmiannya dengan adanya kereta api tentu makin banyak lagi mengangkut komoditas batubara menuju gerbang ekspor. Hal tersebut juga secara tidak langsung menambah devisa negara dan PAD bagi daerah,” ungkapnya.

Maka dari itu, dirinya mengapresiasi khususnya PT. KAI bahwa angkutan kerata api yang menangakut batubara sebenarnya sangat efisian dan efektif dengan tingkat kecelakaan rendah dan angkutan yang lebih banyak serta hemat. Tidak hanya itu, dirinya juga mengharapkan kepada PT. KAI bersama Kementerian PUPR untuk membuat fly over/underpas agar kereta apinya tetap berjalan dan jalan lintas tengahnya tidak terganggu.

“PT. SMS adalah sebuah BUMD milik Provinsi Sumsel, tentu diharapkan agar perusahaan ini bisa berjalan cepat dengan memberikan contoh bawah perusahaan ini mandiri sesuai namanya dan memberikan komtribusi nantinya. Kalau Pemrpov Sumsel mendapatakn PAD yang baik tentu berimbas kepada Kabupaten/Kota yang akan mendapatkan bantuan keuangan Gubernur. Maka saya harap kepada Bupati untuk membantu kelancaran ini, kalaupun ada yang diusulkan dan itu dikewangan Gubernur ya diusulkan,” kata Gubernur.

Bahkan Untuk pelaksanaan ini Dia juga meminta produktifitas tidak boleh terganggu walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. Maka itu, para karyawan dalam bekerja tetap menggunakan protokol kesehatan dan hindari PHK.

Laporan : Prima

Editor : Kak Ujang

amperasumsel.com