Polres Banyuasin Berhasil Amankan Dua Tersangka Yang Menyimpan Sabu Dalam Anus

Polres Banyuasin Berhasil Amankan Dua Tersangka Yang Menyimpan Sabu Dalam Anus

BANYUASIN, Ampera Sumsel — Kedua warga Batam Jeki dan Reski Saputra berhasil mengelabui petugas bandara yang menyimpan narkoba jenis sabu – sabu di dalam anus seberat 43,71 gram.

Kedua tersangka tersebut diamankan oleh Satnarkoba Polres Banyuasin pimpinan AKP Widhi Andika Darma SIk di penginapan Tiga Putra Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin beserta barang bukti narkoba.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk didampingi Kasat Narkoba AKP Widhi Andika Darma menceritakan perjalanan kedua tersangka tadi, awal mula dari Batam naik pesawat dengan membawa sabu – sabu yang disimpan dalam anus.

Ketika masuk diarial bandara Batam dan naik pesawat mereka berhasil mengelabui petugas bandara. Karena lolos dari pemeriksaan petugas melalui detektor. Tiba di Palembang kedua menuju ke penginapan Tiga Putra Talang Kelapa.

Ter hendusnya kedua tersangka berawal ditangkap Jeki pada 12 Maret 220 lalu, yang ditemukan sabu – sabu seberat 2 gram. Hasil pemeriksaan penyidik, Jeki mengaku dari Batam dan membawa sabu – sabu yang di simpan di dalam anus.

“Dari pengembangan ternyata Jeki bersama Reski yang juga membawa narkoba yang disimpan di anus,” kata AKBP Danny saat press rilis di Mapolres Banyuasin, Rabu (18/3/2020).

Tersangka Reski ketika digerebek di penginapan Tiga Putra awalnya tidak ditemukan barang bukti. Namun dari pengakuan tersangka Jeki bahwa barang terlarang disimpan dalam anus itu, dipaksa untuk dikeluarkan.

“Reski diminta untuk mengeluarkan sabu – sabu dalam anus dan ternyata benar seberat 41,71 gram yang keluar dari dalam anusnya,” tutur Kapolres panjang lebar bahwa kasus pengembangan daftar pencarian orang (DPO) kasus lama yang dikembangkan sehingga diamankan Reski, 14 Maret 2020.

Untuk hukuman bagi kedua tersangka timpal Kasat Narkoba AKP Widhi Andika Darma SIk didampingi Kanit Narkoba Ipda Kemas menjelaskan, kedua tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup denda Rp 10 milyar atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, denda paling sedikit Rp 2 milyar dan paling banyak Rp 10 milyar,” tandas AKP Widhi.(ydp)

MS/DARMA Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk  didampingi Kasat Narkoba AKP Widhi Andika Darma SIk dan Kanit Narkoba Ipda Kemas menunjukan barang bukti sabu yang disampan kedua tersangka dalam anus.

Laporan : Coy

Editor : Prima

amperasumsel.com