Dua Praksi DPRD Tidak Puas LKPJ Wali Kota Pagar Alam

Dua Praksi DPRD Tidak Puas LKPJ Wali Kota Pagar Alam

PAGARALAM, Ampera Sumsel  – Wali kota Pagar alam sampaikan Jawaban atas Pandangan umum Fraksi fraksi dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Pagar Alam, melalui Wakil Wali Kota Pagar alam Muhammad Fadli SE di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kota Pagar Alam, Kamis (20/02/2020).

Fraksi Partai Gerindra Deddy Stanzah mengatakan, Ada satu jawaban yang tidak nyambung dengan apa yang fraksi Partai Gerindra tanyakan.
“Dari sepuluh pertanyaan yang Fraksi Partai Gerindra sampaikan satu diantaranya di nilai kurang nyambung, Contohnya masih banyak jalan Akses di pedalaman kampung dan kelurahan wilayah Pagar alam belum tersentuh oleh Dana APBD,” Katanya.

Praksi Partai Gerindra DPRD Pagar Alam Dedi Stanzah mengatakan, Bukan menyalahkan Kepala Daerah menyampaikan Pandangan,
Tetapi ketidak koneksinya antara pihak OPD menyampaikan pandangan praksi Gerindra yang diinginkan dari beberapa pertanyaan kemarin,
“Perihal itu kami menyayangkan bahwa seharusnya yang di sampaikan OPD ke Kepala daerah yang menyampaikan Jawaban Wali kota siingkron terhadap pandangan praksi DPRD,” Kata dia.

Sambung Dedi, Terkait dengan jawaban Wakil Wali Kota Pihak Praksi Gerindra kurang puas dengan Jawaban itu.
“Karena Wakil Wali Kota Pagar Alam mengatakan seharusnya ini dikoreksi waktu pembahasan anggaran, itu sudah kita inggatkan dan setiap pembahasan baik dari komisi, badan anggaran, Jawaban Wali Kota kita terima, tetapi minimal diingatkan kembali di waktu pembahasan anggaran
Tahun 2019 sudah kita inggatkan lagi,” Kata Dedi.

Sementara itu menurut Fraksi Golkar Olivia Arifin mengatakan, Kurang puasnya atas jawaban LKPJ Wali kota Pagaralam ada beberapa yang disampaikan melalui pandangan umum fraksi Golkar tidak dijawab di agenda jawaban Walikota, namun Fraksi Golkar tetap menunggu susulan jawanban. “Karna dari sembilan pertanyaan yang Fraksi golkar sampaikan dinilai ada lima pertanyaan yang jawabanya tidak kami dapatkan hari ini,” Jelas Olivia.

Sementara itu menurut Wakil Wali Kota Pagar Alam Muhammad Fadli SE menuturkan, Disinilah letaknya sinergi antara pemerintah dengan legislatif Pagar Alam.

“Disini pungsi pengawasan itu, tidak hanya disaat ending (Finish) tetapi disaat perencanaan sudah bagian dari pengawasan DPRD Pagar Alam, terimakasih ini koreksi untuk kami kedepan, dan dapat memahami apa yang akan direncanakan nanti,” Pungkasnya.

Laporan : Ilham

Editor : Prima

amperasumsel.com