Lagi, Dunia Pendidikan Tercoreng Oleh Oknum Seorang Guru

Lagi, Dunia Pendidikan Tercoreng Oleh Oknum Seorang Guru

* Disdik Empat Lawang Angkat Bicara

* Belum Terima Laporan

EMPATLAWANG, Ampera Sumsel – Sangat disayangkan,Dunia Pendidikan kembali tercoreng oleh ulah biadab salah seorang oknum Guru,seorang Guru yang seharusnya di Gugu dan ditiru oleh para muridnya dalam mengajarkan pendidikan yang baik dan benar, lagi-lagi ternodai dengan perbuatan yang tidak senonoh(baca : Sodomi.red)yang diduga dilakukan oleh Oknum Guru Agama kepada para murid-muridnya.

Terkait perihal Oknum Guru yang terlibat dalam kasus Asusila,Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang Dra.Rita Purwaningsih,MM.,melalui Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Yulian Septa Pratama angkat bicara,dan menyampaikan kepada awak media bahwa,sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan dari Kepala Sekolah yang bersangkutan.

“Ya,sampai saat ini Kita belum bisa proaktiv,dikarnakan belum ada laporan dari pihak Kepala Sekolah, tapi Kepala Sekolah sendiri telah mendatangi Polsek Pendopo, tapi Polsek Pendopo berencana melimpahkan kasus ini ke Polres Empat Lawang,” kata Yulian saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (19/2/2020).

Lebih lanjut ia mengungkapkan,oknum guru yang terlibat dalam kasus Asusila terhadap para siswanya itu,terdaftar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Empat Lawang sebagai Guru Agama Sekolah Dasar di Kecamatan Pendopo, posisi kasus ini masih dijaga dikarenakan kasus asusila.

“Oknum guru tersebut telah terdaftar di Diknas Empat Lawang, ia bekerja sebagai Guru Agama, posisi kasus tersebut masih kita jaga,dikarenakan ini kasus asusila,” ungkapnya.

Yulian juga menjelaskan, pihaknya sekarang masih menunggu penetapan tersangka,baru Kepala Sekolah memberikan laporan ke Dinas Pendidikan,jika benar yang bersangkutan ditahan dan tidak bisa lagi melanjutkan tugas dan kewajiban,maka pihaknya akan berkoordinasi dengan BKPSDM dengan Inspektorat untuk menentukan langkah apa yang akan diambil.

“Kita masih menunggu laporan dari pihak Kepala Sekolah, kalau memang benar yang bersangkutan ditahan dan tidak bisa melanjutkan kewajibanya, kita akan berkoordinasi BKPSDM dengan inspektorat,” jelasnya.

Laporan : Rey

Editor : Prima

amperasumsel.com