Diduga Anaknya Dicabuli Ortu Laporkan Ke Polisi

Diduga Anaknya Dicabuli Ortu Laporkan Ke Polisi
LAHAT, Ampera Sumsel – Mengetahui anak perempuannya yang baru berusia 11 tahun ada kejanggalan, sebab saat mandi terdapat bercak darah di celana anaknya, M salah satu warga desa dalam Kecamatan Kikim Barat berkali-kali menanyakan prihal bercak darah tersebut pada anaknya. 
Betapa terkejutnya M, saat mendengar jawaban dari anaknya, bahwa ia telah “Digituin” oleh oknum seroang petani RM (45) yang tak lain adalah tetangganya sendiri.
Informasi terhimpun, pada hari Minggu tanggal 16 Februari 2020 sekira Pukul 12.00 WIB, ketika bocah SD tersebut sedang bermain dalam pekarangan rumah terduga RM. Lalu terduga RM membujuk anak tersebut untuk naik dan masuk ke dalam rumahnya. Setelah korban masuk ke rumahnya, korban langsung diseret ke ruang dapur oleh terduga RM bin Tulip. Selanjutnya anak korban diduga digerayangi dan dinodai atau dicabuli oleh terduga pelaku.
 Selanjutnya, saat anak itu pulang ke rumah dan dilihat oleh orang tua korban anaknya langsung mandi di sumur dengan membasahi pakaiannya.
Saat mandi itu, terlihat oleh orang tuanya ada ceceran darah dicelana anaknya, dan ayah korban menanyai anakbya. Setelah berulang kali anaknya tak menjawab, akhirnya tersebut mengaku telah dilecehkan dicabuli oleh RM.
Tak sampai di situ, lantas anaknya dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas Kikim barat untuk diperiksa. Karena tidak ada dokter, maka anaknya di bawa dan diperiksa di RS di Empat Lawang. Kejadian ini, pun dilaporkan M ke Mapolsek Kikim Barat.
Kapolres Lahat, AKBP. Irwansyah, SIK didampingi Kapolsek Kikim Barat melalui Paur Humas, Aiptu. Lispono, SH membenarkan atas adanya laporan warga Kikim Barat tersebut.
“Korban serta pelapor sudah dimintai keterangan, dan terduga RM berikut Barang Bukti, juga sudah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut”, ungkap Lispono, Senin (17/2/2020)
Laporan : Ron

amperasumsel.com