Polres Pagar Alam Ungkap Kasus Bandar & Pemilik Lahan Ganja

Polres Pagar Alam Ungkap Kasus Bandar & Pemilik Lahan Ganja

PAGARALAM, Ampera Sumsel  – Press Conference ungkap kasus pemilik Lahan dan Bandar Ganja di Pagar Alam dipimipin langsung oleh Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara SIK, MH, didampingi Kasat Narkoba Polres Pagar Alam IPTU Regan Kusuma Wardani SH di Halaman Mapolres, Kota Pagar Alam, Senin (20/01/2020).

Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara SIK, MH mengatakan, Sebelumnya pada hari Kamis Tanggal 16 Januari 2020 sekira pukul 19 : 00 WIB Satres Narkoba Polres Pagar Alam menangkap seorang laki laki di Mekar Alam, Kelurahan Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utara dan ditemukan Narkotika Jenis Ganja yang masih basah.

“Berdasarkan keterangan tersangka (TSK) ia mendapat BB dari Dedi selaku pemilik Ladang Ganja,” Kata Dolly.

Sambung Dolly, Setelah itu dilakukan pengembangan untuk menangkap pemilik ladang tersebut, yang diketahui berada di Talang Padi Ampe, Kelurahan Candi Jaya, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam.

“Kemudian Angota melakukan penangkapan terhadap pemilik Ladang tersebut di Pondoknya dan langsung menyisir daerah sekitar pondok tempat tinggal TSK, kemudian angota menemukan ladang yang ditanami Narkotika Jenis Ganja,” Katanya.

Ditambah Dolly, Berdasarkan pengakuan TSK ia sendiri yang menanam Ganja tersebut, dan menanam bibit dari biji Ganja yang didapat serta disuruh oleh Astin (Tahanan Polres Lahat) untuk menanam di Kebun Astin di Talang Padi Ampe tersebut.

L
“Dedi mengaku bahwa ia sudah tiga kali menjual Narkotika jenis Ganja tersebut, salah satunya kepada saudara Robby dengan berat 1/2 Kg dengan Harga Rp 1000,000 (Satu Juta rupiah),” Jelas Dolly.

Dolly menuturkan, BB yang diamankan sebanyak 920 tanaman Ganja, satu buah baskom warna Biru dan Pink yang berisikan Narkotika jenis Ganja.
“TSK yang kita amankan Dedi Bin Misnan warga Kelurahan Besemah Serasan, RT 02/ RW 06, Kecamatan Pagar Alam Selatan dikenakan dengan Pasal 114 ayat 1 dan 2 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup minimal 7 tahun penjara, serta Robby Dwi Anugrah bin Aswin Hendri , Warga Mekar Alam RT 18/RW 96 Kelurahan Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan pasal 111 ayat 1 UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Pidana maksimal 20 tahun minimal 5 tahun,” Pungkasnya.

Laporan : Ilham

Editor : Prima

amperasumsel.com