Satu Rumah di Desa Tanjung Baru Ludes Terbakar

Satu Rumah di Desa Tanjung Baru Ludes Terbakar

LAHAT, Ampera Sumsel – Diduga karena konsleting listrik, rumah bapak Sarman, warga Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, ludes terbakar. Kebakaran ini terjadi pada Sabtu malam (30-11-19) tepat pukul 23:30 wib. Beruntung kebakaran ini tak merenggut korban jiwa, pasalnya saat kebakaran terjadi penghuni rumah sedang terlelap tidur. Pernyataan ini disampaikan Herdianto, pada awak media di lokasi kejadian. Dikatakan Herdi, awal pemilik rumah (Sarman) mengetahui rumahnya terbakar karena ada mobil lewat yang langsung memberitahukan bahwa rumahnya terbakar. Dengan seketika bapak Sarman dan keluarga terbangun dari lelapnya tidur dan langsung berteriak meminta tolong pada warga.

“Mang bangun mang..rumah kamu ni kebakaran,”ujar Herdi menirukan ucapan sang sopir mobil tersebut. Minggu (01-12-19).

Pernyataan ini dibenarkan Sarman sang pemilik rumah, bahwa ia terbangun karena ada yang memanggil, memberi tahu kalau rumahnya terbakar.

“Pas aku bangun nginak api di dinding la besak, kami langsung minta tolong pada warga,” ucapnya.

Mendengar teriakkan Sarman, warga yang kebetulan sedang pulsanya tidur langsung beranjak memberikan bantuan. Akhirnya masyarakat Tanjung Baru langsung berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya. Arisanto, yang pertama kali mendengar teriakkan Sarman langsung memanggil warga yang lainnya untuk memberikan bantuan. Dengan berbagai cara masyarakat untuk melakukan pemadaman api biar tidak merembet ke rumah warga lainnya. Namun sayang rumah Sarman serta seisinya habis tak terselamatkan.

“Karena kami memakai peralatan seadanya, jadi rumah Sarman serta isinya habis tak tersisa,” beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini,”terangnya.

Dengan kejadian, betapa pentingnya mobil pemadam kebakaran harus ada di di kecamatan. Karena setiap ada kebakaran Damkar selalu datang terlambat. Harapan ini disampaikan Herdi setelah mengambil hikmah dari setiap terjadi kebakaran.

“Kami berharap pada pemerintah untuk menyiapkan mobil Damkar di kecamatan, agar jarak tempuh tidak terlalu lama,” harapnya.

Adapun kerugian dari kebakaran ini, ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Laporan : Prima

Editor : Ujang