Masyarakat Keluhkan Pembangunan Jalan Kampung IV Gunung Dempo Pagar Alam Tidak Rata.

Masyarakat Keluhkan Pembangunan Jalan Kampung IV Gunung Dempo Pagar Alam Tidak Rata.

PAGAR ALAM, Ampera Sumsel – Masyarakat Keluhkan Pembangunan Jalan dan jembatan dengan paket pembangunan jalan akses Kampung IV Gunung Dempo Kota Pagar Alam yang menelan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 10.133.552.000, tidak merata, Jum’at (22/11).

Pantauan media ini dilapangan, pengerjaan jalan tersebut sudah selesai namun ada beberapa titik terlihat pengerjaan yang rawan akan Penyimpangan, pengaspalan jalan tersebut tidak merata hal ini terlihat dari ketebalan aspal disepanjang jalan.

Selain hal itu ada beberapa titik rawan akan longsor dan jika diterpa hujan deras sisi kiri dan kanan jalan rawan akan kerusakan, hal ini tentu sangat mengejutkan karena melihat pengerjaan pembangunan jalan ini baru saja selesai dilakukan pengaspalan.

Warga Kampung IV Suryanto mengaku, Berterima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam atas terlaksananya pembangunan jalan akses ke kampung IV tersebut, namun kendati demikian secara awam dirinya melihat bahwa ketebalan aspal sepanjang jalan ini tidak merata.

“Ya kami sangat berterima kasih lah pada pemerintah akses jalan ke Kampung 4 sudah dibangun, tapi ya memang kelihatanya aspalnya tidak merata pak, tapi ya itu kan urusan pemborongnya mau diperbaiki atau bagaimana, itu pandangan kita orang awam pak,” Kata dia.

Menurut Kontraktor PT. Karya Dutamandiri Sejahtera Firdaus saat dikonfirmasi melalui Via Ponsel mengatakan, Kalau memang ada jalan yang rusak pasti akan diperbaiki dan untuk siring memang Itemnya tidak ada.
“Aku juga sempat komplen dengan pihak Dinas pekerjaan umum (PU), Ngapo sepanjang lereng itu dak katek pembuangan atau dibuat siring (Drainase), mungkin karena anggaran tidak cukup untuk membangun siring di sepanjang jalan tersebut, dan volumenya cuma beberapa kubik untuk pembangunan siring, ya secukupnya saja, karena tempo hari ada air mengenang di pintu masuk itu,” Jelas dia.

Dikatakan Firdaus, Kami hanya sebagai pelaksana (Kontraktor Pelaksanaan) saja, memang ada untuk pembangunan siring itu, tetapi yang menentukan dari pihak Dinas PU yang mengatur semua.
“Tadi ada pemeriksaaan dari pihak badan pemeriksaan keuangan (BPK) dan itu belum serah terima serta pemeliharaan masih satu tahun juga, jadi masih bisa kita perbaiki, kalau ada jalan yang rusak,” Pungkas Firdaus.

Laporan : Refi Black

Editor : Prima