Dianiaya Di Tempat OT, 1 Warga Meninggal dan 1 Luka Berat

Dianiaya Di Tempat OT, 1 Warga Meninggal dan 1 Luka Berat

LAHAT, Ampera Sumsel  – Diduga kuat akibat ditusuk benda tajam dan dianiaya Orang Tak Dikenal (OTD) saat menyaksikan sebuah acara Orgen Tunggal (OT) di sebuah resepsi di Desa Benua Raja (Sekurte) pada Rabu (23/10/19) sekira pukul 02.30 WIB, Merdan (30) warga Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam meninggal dunia, dan satu korban lainnya bernama Mirwan (30) warga Desa Muara Semah, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Lahat yang berstatus sebagai seorang , mengalami luka tusuk di bagian pundak sebelah kanan.

Informasi menyebutkan, pada Selasa malam Rabu, (23/10/19) sekira pukul 02.30 WIB, bertempat di keramaian acara OT yang tidak memiliki surat izin keramaian di Desa Benua raja (Sekurte) Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat telah terjadi penganianyaan yang mengakibatkan seorang korban orang meninggal dan atau pembunuhan yang dilakukan OTD dengan cara menusuk korban di bagian perut sebelah kiri dengan menggunakan senjata tajam. Akibatkan peritiwa itu, korban meninggal dunia.

Kapolres Lahat, AKBP. Ferry Harahap, SIK didampingi Kaolsek Pajar Bulan, AKP. Kaipani Azwan melalui Paur Humas, Iptu. Sabar. T yang disampaikan Staffnya, Aiptu. Lispono, SH dalam Press Releasenya membenarkan adanya peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya korban atas nama Merdan dan melukai Mirwan tersebut.

“Dari keterangan saksi, korban meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Umum Besemah Kota Pagaralam”, kata Lispono.

Adapun identitas saksi-saksi yang sudah diperiksa, lanjut Lispono, adalah atas nama Herli bin Yarun, Hairudin bin Yarun dan Windi bin Riswan. Sementara untuk identitas pelaku masih dalam penyelidikan petugas.

“Setelah mendapat laporan, pihak Polsek langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi – saksi, melakukan visum terhadap korban dan menyita Barang Bukti (BB). Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku”, urainya.

Kemudian terkait korban lainnya, pada waktu yang bersamaan Mirwan juga mengalami luka tusuk di bagian pundak atas sebelah kanan dan langsung dibawa ke Puskesmas Jarai. Setelah tiba di Puskesmas Jarai, petugas Puskesmas Jarai merujuk korban ke Rumah Sakit Umum Besemah Kota Pagarala.

“Karena luka korban cukup dadengan kedalaman lebih dari 10 cm, tetapi korban tidak mau dirujuk, sehingga korban langsung pulang kerumahnya”, tutup Lispono, Rabu (23/10/19).

Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui hubungan kronologi yang menyebabkan korban Merdan terbunuh dengan korban Mirwan terluka. Apakah antara Mirwan dan Merdan (Alm) berteman dan sama-sama ditusuk OTD, ataukah antara keduanya berlawanan. Yang jelas saat ini, pihak kepolisian sektor Pajar Bulan masih melakukan penyelidikan upaya pengungkapan aktor utama atas peristiwa ini.

Laporan : Prima

Editor : Ron