Pemkab Muara Enim Gelar Malam Puncak Festival Kesenian Tradisional

Pemkab Muara Enim Gelar Malam Puncak Festival Kesenian Tradisional

Muara Enim, AmperaSumsel – malam puncaknya Festival Kesenian Tradisional dihadiri Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, SH dan Pejabat Pemkab Muara Enim lain, Kapolres Muara Enim, AKBP. Afner Juwono, SIK, Dandim 0404 Muara Enim, Letkol Inf Syafruddin, Dirut PTBA, dan Perusahaan BUMN, DPRD Muara Enim, Dewan Juri dari KementrianParawisata Republik Indonesia dan undangan di Halaman Pelataran Taman Adi Pura Kabupaten Muara Enim Sumsel, Sabtu (19/10/2019)

Ketua Panitia Festival Kesenian, H. Renaldo, STTP, M. Si Menyampaikan sambutan dari kepala Badan pendapatan daerah Kabupaten Muara Enim tahun 2019 malam puncak festival kesenian tradisional yang merupakan bagian dari program festival kalau Kabupaten Muara Enim tahun 2019. Maksud dan tujuan acara pada malam hari ini untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Muara Enim mengajak masyarakat Kabupaten Muara Enim untuk ikut berperan dalam memajukan dan menggali potensi kesenian daerah Kabupaten Muara Enim kebersamaan dalam menciptakan rasa persatuan dan kesatuan dalam masyarakat Kabupaten Muara Enim.

IMG-20191020-WA0054

“Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, hari pertama yaitu tanggal 18 Oktober 2019 waktu jam 19 WIB sampai dengan selesai tempat plataran taman Tugu Adipura Kabupaten Muara Enim, dengan acara pembukaan lomba tari dan lomba fotografi. Hari kedua yaitu pada hari ini tanggal 19 Oktober 2019 waktu jam 8 sampai dengan selesai, tempat plataran taman Tugu Adipura Kabupaten Muara Enim”, urainya.

Lalu, lanjut dia, acara pembukaan sambutan ketua pelaksana hiburan dan tari kreasi berdasarkan PLT Bupati Muara Enim Fashion Show ibu dan artis nasional. Kemudian pengumuman pemenang dan peserta-peserta dari provinsi tetangga, yaitu dari Jambi Kemudian dari kabupaten kota yang ada di sekitar Provinsi Sumatera Selatan dan dari Kabupaten Muara Enim yang terdiri dari satu lomba tari kreasi tradisional.

“Jumlah peserta, sambung dia, adalah sebanyak 18 grup 2 lomba videografi jumlah peserta 10 peserta 3, lomba kompetisi fotografi jumlah peserta 20 peserta dan bintang tamu yang dihadirkan Zigaz dari Jakarta sumber dana dari APBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2019 di Dinas Pariwisata dan Ekonomi kreatif Kabupaten muaraenim”, ucap Renaldo

Plt. Bupati Muara Enim, H Juarsah SH menyampai sambutan di malam puncak Festival Kesenian Tradisional Daerah tahun 2019. Menurutnya, kemajemukan penduduknya membuat Kabupaten muaraenim menyimpan potensi kesenian tradisional multi etnis, yang apabila dikemas dengan baik dan menjadi asset yang tak ternilai harganya. Untuk membentuk karakter dan pekerti, masyarakat yang tangguh dapat menjadi penopang utama dalam mengembangkan industri pariwisata di Kabupaten Muara Enim.

“Sebaliknya, apabila kesenian tradisional kurang mendapat perhatian yang memadai maka dikhawatirkan kesenian tradisional yang bernilai tinggi itu akan luntur akibat pengaruh negatif budaya luar yang dewasa ini dengan leluasa dapat menerobos masuk ke setiap pintu rumah penduduk melalui kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi Oleh karena itu pengembangan dan pengaktualisasian kesenian tradisional, yang dimiliki merupakan salah satu metode penangkal yang efektif untuk menjadi filter agar kita tidak kehilangan identitas diri terutama bagi generasi muda Muara Enim”, sebut H. Juarsah.

Peningkatan kualitas inovasi dan kreasi kesenian tradisional, dijelaskan, akan menjadi solusi yang tepat guna memberikan nilai bagi pengembangan kesenian tradisional di masa yang akan datang. Atas dasar itu, maka saya atas nama Pemerintah Kabupaten Muara Enim sangat mendukung penyelenggaraan festival kesenian tradisional tahun 2019, Karena merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian masyarakat dan pemerintah untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya dan mengembangkan nilai-nilai budaya moral dalam rangka memperkuat kesenian tradisional dengan cara mengenal mengetahui dan memahami kesenian tradisional yang merupakan bagian integral budaya nasional akan mampu menumbuhkan rasa cinta rasa kebersamaan rasa saling memiliki yang saling menghargai.

“Marilah kita ikut serta menjaga nilai-nilai budaya positif yang telah diwariskan oleh para leluhur kita, sehingga tidak luntur dan tidak sirna oleh pengaruh budaya luar yang negatif di masa mendatang. Saya berharap agar dapat menjadi salah satu daya tarik wisata yang berbasiskan budaya etnis dalam meningkatkan kunjungan wisatawan yang akan datang di Kabupaten Muara Enim”, tutur H Juarsah SH.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba photo grafer dan Vudio Grafer, di antarnya Nominasinya photo grafer hadia langsung diserahkan Sekda Muara Enim, H Hasanudin, Juara 3 Bayu Kurniawan, juara 2 Martopi juara 1 Junius Anto dan dari kata goru Vidio Grafer Nominasi Juara 3 Anas, Juara 2 Rendra dan juara 1 Bayu Kurniawan, hadiah langsung di serahkan oleh Kodim 0404 Muara Enim Letkol Inf Syafruddin

Penguman lomba tari tradisional pemenangnya adalah juara ke-3 Sanggar Suban Muara Enim, Juara 2 Sanggar tari Kabupaten Lahat dan juara 1 di dapat Sanggar tari dari SMK Bukit Asam Tanjung Enim dan penguman Kopi Victor 65.000 kopi Muara Enim 2019 dengan jumlah peserta 28 orang Sumatera Selatan pemenangnya adalah Juara 3 dari Muara Enim, Juara 2 dari Pagar Alam dan Juara Pertama di dapat dari Palembang Serta penguman kupon undian bagi masyarakat Muara Enim yang hadia Sepeda Motor Yamaha hadia tersebut langsung diserahkan Bupati Miuara Enim, H. Juarsah.

Laporan : Alan

Edotor : RON