‎Pastur Surgono: Aksi 2 Desember Perlu Diapresiasi

‎Pastur Surgono: Aksi 2 Desember Perlu Diapresiasi

/// Pendeta Siahaan: Aksi 212 Boleh Menjadi Berkat

 

LAHAT,  Ampera Sumsel – Jelang Aksi Bela Islam Jilid III, yang rencananya akan digelar dan dikonsentrasikan di Ibukota DKI. Jakarta pada Jum’at (2/12) besok, sejumlah pemuka Agama Kristen, baik Katholik maupun Protestan, turut angkat bicara.

Ditemui usai acara “Nusantara Bersatu” yang digelar di Lapangan ‘Seganti Setungguan’ (eks MTQ) Lahat Rabu (30/11), Pastur Surgono Pratowo berpendapat bahwa Aksi yang populer dengan kode “212” itu sah-sah saja digelar. Sebab, menurutnya, yang demikian itu merupakan bagian dari demokrasi dimana semua orang memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi.

“Sepanjang aksi itu dilaksanakan dengan tertib, tidak mengganggu sarana dan orang lain, bagi saya sah-sah saja,” ucap Surgono.

Bahkan, Pastur dari Gereja Katolik Santa Maria Lahat ini mengaku, dirinya sama sekali tidak melihat aksi Dua Desember mendatang sebagai protes yang berbau Suku Adat Ras dan Agama (SARA).

“Aksi (Bela Islam, red) tanggal Dua Desember tetap perlu diapresiasi,” tandasnya.

Senada, Pendeta (Pdt) Pangondian Siahaan. Menurutnya, Aksi Belas Islam Jilid III tidak perlu dikhawatirkan.

“Kita sebagai umat Kristen mempercayakan kepada saudara kita yang muslim bahwa (Aksi Dua Desember, red) itu memang untuk kebaikan bangsa,” ucapnya.

Bahkan dikatakan Pendeta dari Gereja HKBP Lahat ini, Aksi Dua Desember mendatang hendaknya menjadi anugerah dan pelajaran yang berharga bahwa bangsa Indonesia dengan kebhinekaan yang dimilikinya harus hidup berdampingan dan saling menghargai.

“Harapan kita semua, (Aksi 2 Desember, red) itu berjalan dengan sukses,” harapnya.

Tidak hanya itu, menurutnya, Aksi Dua Desember mendatang boleh menjadi berkat, tidak hanya bagi umat Muslim, tetapi juga bagi semua pemeluk Agama.

“Bahkan bagi seluruh bangsa Indonesia, umumnya,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan acara “Nusantara Bersatu” yang digelar kemarin, Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai Se menegaskan bahwa kegiatan itu murni berangkat dari keinginan masyarakat tiga Kabupaten, yakni Lahat, Empat Lawang dan Pagaralam, untuk mengingatkan akan kecintaan kepada Indonesia.

“Kami di Lahat tidak mendengar apapun tentang yang terjadi di luar sana. Kami di sini berkarya, kami menjaga daerah kami masing-masing, kami menyayangi daerah kami masing-masing,” kata Aswari ditanya mengenai keterkaitan acara “Nusantara Bersatu” dengan Aksi 2 Desember.

Terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0405 Letkol CZI Srihartono melalui Perwira Seksi (Pasi) Intelijen, Kapten (CHB) Purwadi mengungkapkan, sejauh ini belum ada terpantau adanya massa dari ormas Lahat yang berencana ikut serta dalam aksi 2 Desember mendatang.

“Sejauh ini tidak ada. Kecuali kalau mereka yang berangkat secara perorangan, itu kita tidak tahu. Yang ada sejauh ini rencana keberangkatan sejumlah orang untuk mengikuti tabligh akbar di Cikampek,” ungkapnya. (Prima)

amperasumsel.com